Dari zaman dahulu di
banyak negara, hal-hal yang berbau seksualitas digambarkan dalam hasil karya
seni. Hasil berupa lukisan atau patung, seperti karya Michael Angelo &
Leonardo da Vinci pun termasuk karya yang menampilkan gambar-gambar telanjang. Namun,
gambar yang menunjukkan seksualitas suka dianggap pornografi, seperti negara
kita, Indonesia. Akan tetapi, sekarang pun sudah banyak iklan atau film yang menampilkan seksualitas. Iklan
yang menggunakan seksualitas digunakan untuk menjual produk. Film yang dibuat
biasanya memakai aktor/aktris yang cakap, seksi, dan bertubuh bagus, terutama blue film. Blue film sudah banyak dari dulu dan
parahnya, sekarang film ini sudah
mudah dijangkau, juga untuk anak-anak. Apalagi dengan akses dari internet yang
begitu mudah dan bebas. Padahal, seharusnya anak-anak tidak boleh sampai
menonton film seperti itu karena akan membawa dampak buruk nantinya, sehingga
orangtua harus lebih mengawasi apa yang dilakukan anak-anaknya.
Tidak hanya blue film, sudah banyak pekerja seks
komersial (PSK) yang siap melayani. PSK biasanya lebih banyak “dipakai” oleh
kaum pria. PSK dapat dijumpai di jalan (streetwalkers),
di bar, di hotel, dan tempat pijat (massage
parlor prostitutes). Ada juga yang
dapat diminta ke rumah atau buat janji ketemu di tempat lain, atau yang sekedar
menemani pelanggan tanpa melakukan hubungan seks. Pelanggan yang “memakai” pun
biasanya berumur 30-60 tahun, tetapi banyak remaja yang ternyata sudah memasuki
dunia seperti ini. Hal-hal seperti ini harus lebih diperhatikan dan aturan
diperketat. Walau mungkin ada razia atau Undang-Undang, tetapi belum dirasa
efektif.
Aturan-aturan sebaiknya
memang dipertegas agar orang-orang yang melanggarnya takut untuk melakukannya
kembali. Remaja dan anak-anak pun lebih diawasi dan diarahkan ke hal-hal yang
lebih baik, serta diberikan pengetahuan tentang seksualitas. Seksualitas juga
tidak sepenuhnya hal yang salah karena memang dapat dipandang sebagai sebuah
keindahan. Kita juga tidak boleh menutup mata atau hati untuk menerimanya
karena tidak ada salahnya melihat sesuatu dari sudut yang berbeda.
~ Sexuality can be an art & an art is a beauty..